“Spot wisata air ini sangat menarik dan lokasinya dekat dengan kota dan pastinya akan ingin kembali saat kita mencoba arung jeram di Takengon,” kata Wakil Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati usai mencoba atraksi wisata arung jeram di Takengon, Jumat 14 September 2018.

Dyah Erti meminta agar para pengelola menjaga keasrian alur jeram dan turut mengajak masyarakat untuk menanam banyak pohon di jalur sungai serta menjaga kebersihan sungai.

Dyah yang juga Istri Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah juga meminta agar pengelola wisata air itu, berkoordinasi dengan masyarakat untuk menata warung yang dibangun di area finish arung jeram.

Wisata arung jeram yang dikelola kelompok Gayo Adventure tersebut mengaliri arus sungai berbatu dengan jarak 4,5 kilometer. Dari Lubuk Badak, lokasi ngarung akan berakhir di Desa Senehen.

Lain itu, ada juga paket lebih ekstrim dengan grade sungai 3-4 dari Wih Bakong hingga Gantung Langit sejauh 2,5 kilometer serta dari Pendere Saril hingga Lukup Badak sejauh 3,7 kilometer.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Amiruddin mengatakan Gayo Alas Mountain International Festival 2018 atau GAMI Festival akan menampilkan beragam atraksi salah satunya wisata arung jeram. [anterokini.com]